Ahli Mesin dan Mekanik Kami Siap Melayani Anda
Kampas Rem Mobil dalam Sistem Pengereman
Kampas rem mobil adalah komponen penting pada sistem pengereman yang berfungsi menciptakan gesekan pada cakram untuk memperlambat dan menghentikan kendaraan.
Hubungi Kami arrow_forward
Apa Itu Kampas Rem dan Fungsinya
Kampas rem adalah komponen sistem pengereman yang berfungsi menciptakan gesekan terhadap cakram
atau tromol saat pedal rem diinjak. Pada sistem rem cakram (disc brake), kampas akan menekan
piringan rem melalui kaliper, sedangkan pada rem tromol, kampas akan menekan dinding tromol dari
bagian dalam. Gesekan inilah yang mengubah energi kinetik kendaraan menjadi panas sehingga laju
mobil dapat diperlambat hingga berhenti.
Secara fungsi, kampas rem berperan krusial dalam menjaga kontrol dan keselamatan berkendara.
Material kampas dirancang memiliki koefisien gesek tertentu agar pengereman stabil, tidak mudah
selip, dan tetap responsif dalam berbagai kondisi jalan. Ketebalan dan kualitas kampas sangat
memengaruhi jarak pengereman, sehingga pemeriksaan berkala menjadi bagian penting dari perawatan
sistem rem kendaraan.
Cara Kerja Kampas Rem dalam Sistem Pengereman
Cara kerja kampas rem dimulai saat pedal rem diinjak dan tekanan hidrolik dari master rem
disalurkan melalui minyak rem menuju kaliper atau silinder roda. Pada sistem rem cakram, piston
di dalam kaliper akan mendorong kampas agar menjepit piringan (disc rotor) yang berputar.
Tekanan ini menciptakan gaya gesek yang memperlambat putaran roda secara bertahap hingga
kendaraan melambat atau berhenti.
Pada sistem rem tromol, tekanan hidrolik mendorong kampas keluar sehingga menekan dinding bagian
dalam tromol. Prinsip kerjanya tetap sama, yaitu menghasilkan gesekan untuk mengurangi kecepatan
putaran roda. Efektivitas pengereman sangat bergantung pada tekanan hidrolik yang stabil,
ketebalan kampas, serta kondisi permukaan cakram atau tromol yang rata dan tidak bergelombang.
Gejala dan Bunyi Saat Kampas Rem Mulai Aus
Kampas rem yang mulai aus biasanya menimbulkan gejala awal berupa bunyi berdecit saat pedal rem
diinjak, terutama ketika kecepatan rendah. Suara ini muncul karena ketebalan kampas sudah
menipis sehingga indikator keausan bergesekan dengan piringan rem. Selain bunyi, respons
pengereman juga terasa sedikit lebih dalam atau pedal rem terasa lebih jauh saat ditekan
dibandingkan kondisi normal.
Jika keausan semakin parah, bunyi bisa berubah menjadi suara gesekan kasar atau berisik seperti
logam bertemu logam. Kondisi ini menandakan lapisan kampas hampir habis dan bagian besinya mulai
bergesekan langsung dengan cakram atau tromol. Pada tahap ini, risiko kerusakan pada piringan
rem meningkat dan efektivitas pengereman dapat menurun secara signifikan.
Risiko Jika Kampas Rem Habis Dibiarkan
Kampas rem yang habis dan dibiarkan tanpa penggantian dapat menyebabkan gesekan langsung antara
plat besi kampas dengan piringan atau tromol. Kontak logam ke logam ini tidak hanya menimbulkan
suara kasar, tetapi juga mempercepat keausan pada cakram rem. Akibatnya, biaya perbaikan menjadi
lebih besar karena bukan hanya kampas yang diganti, melainkan juga komponen rem lainnya yang
ikut rusak.
Selain risiko kerusakan komponen, kemampuan pengereman akan menurun drastis sehingga jarak
berhenti kendaraan menjadi lebih panjang. Dalam kondisi darurat, hal ini sangat berbahaya karena
mobil tidak dapat berhenti secara optimal. Jika dibiarkan terus-menerus, sistem pengereman bisa
mengalami overheat dan kehilangan efektivitas, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan di
jalan.
Kapan Harus Periksa Kampas Rem ke Bengkel Kaki-Kaki
Pemeriksaan kampas rem sebaiknya dilakukan secara berkala setiap servis rutin atau ketika muncul
gejala seperti bunyi berdecit, getaran saat pengereman, maupun pedal terasa lebih dalam dari
biasanya. Secara umum, ketebalan kampas yang sudah mendekati batas minimum perlu segera diganti
agar performa pengereman tetap optimal. Inspeksi visual dan pengukuran ketebalan kampas dapat
memastikan kondisi rem masih dalam batas aman.
Jika Anda merasakan tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera lakukan pengecekan di servis kaki-kaki mobil terpercaya agar sistem
pengereman dapat diperiksa menyeluruh. Teknisi akan mengevaluasi kondisi kampas, cakram, minyak
rem, hingga komponen pendukung lainnya untuk memastikan kendaraan tetap aman digunakan dalam
berbagai kondisi jalan.
Mager & Males Antri di Bengkel?